Macam-Macam Sujud dalam Islam dan Penjelasannya

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang Macam-Macam Sujud dalam Agama Islam beserta dengan penjelasannya (Pengertian, Hukum, Doa, dan Tata Cara melakukannya). Dimana Sujud yang dimaksud ini merupakan sujud diluar sholat (sujud selain rukun dalam sholat).

Macam-macam sujud tersebut adalah 1. Sujud Syukur, 2. Sujud Sahwi, dan 3. Sujud Tilawah. Baiklah mari kita bahas ketiga jenis sujud tersebut.

Macam-macam Sujud dalam Islam

Macam-Macam Sujud dalam Islam & Penjelasannya

1. Sujud Syukur

Pengertian Sujud Syukur

Sujud syukur  adalah sujud yang dilakukan oleh seseorang ketika seseorang mendapatkan karunia atau kenikmatan besar dari Allah SWT., atau dapat terhindar dari suatu bahaya yang akan menimpa dirinya. Sujud syukur dilakukan diluar salat 1 kali sujud. Sujud syukur dapat dilakukan dimana saja, dengan catatan tempat tersebut suci/ bersih.


Hukum Sujud Syukur

Hukum dari sujud syukur adalah sunnah, yaitu apabila dikerjakan akan mendapat pahala, jika tidak dikerjakan tidak apa-apa.

Tata Cara Sujud Syukur

Tata cara dalam melakukan sujud syukur adalah sebagai berikut :

1. Suci dari hadas besar dan kecil, dan juga dari najis.
2. Menutup seluruh aurat dan menghadap kiblat.
3. Niat untuk sujud syukur.
4. Membaca takbir.
5. Melakukan sujud satu kali dengan membaca doa sujud syukur sebagai berikut :

سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَا رَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ
Sajada wajhi lillazi kholaqahu washowwarahu wasyaqqa sam’ahu wabashorahu bi haulihi wa quwwatihi fatabaarakallaahu ahsanul kholiqina.

“Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik Pencipta.”

6. Duduk serta mengucapkan salam ke arah kanan dan kiri.

2. Sujud Sahwi


Pengertian Sujud Sahwi

Sujud Sahwi adalah sujud yang dilakukan ketika ada seseorang yang sedang shalat kemudian ada yang dilupakannya dalam sholatnya tersebut, sehingga terjadi kekurangan, kelebihan atau ada keragu-raguan.

Contoh Sebab – Sebab Melakukan Sujud Sahwi 

1. Lupa atau ragu akan jumlah rakaat yang tengah dilakukan ketika shalat.
2. Lupa dalam melakukan sunnah ab’adh tasyahud atau tahiyyatul awal
3. Lupa membaca do’a qunut (bagi seseorang yang meyakininya)
4. Lupa menempatkan bacaan shalat (rukun qauli)  yang bukan pada tempatnya. Seperti: membaca surat al-Fatihah ketika dalam posisi sujud)
5. Lupa dalam melakukan jumlah gerakan shalat (rukun fi’li) sehingga menjadi kurang atau berlebih dalam melakukannya. Seperti: ruku’ dilakukan dua kali, sujud dilakukan hanya sekali.
Hukum Sujud Sahwi adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan).

Tata cara sujud sahwi

Tata cara melakukan sujud sahwi adalah sebagai  berikut :

1.    Setelah membaca tahiyyat akhir jangan salam lebih dulu, bersujudlah kembali dengan membaca takbir.
2.    Dilanjutkan dengan membaca tasbih, sebagai berikut:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو  

(Subhaana man laa yanaamu wa laa yashuu)

“MahaSuci Allah Dzat Yang Tidak Tidur dan Dzat Yang Tidak Lupa”

3.    Kemudian takbir untuk duduk kembali seraya membaca doa duduk diantara dua sujud
4.    Kemudian sujud kembali, dan membaca bacaan seperti yang dilakukan dengan sujud sahwi yang pertama
5.    Kemudian duduk kembali, dilanjutkan dengan salam

3. Sujud Tilawah


Pengertian Sujud Tilawah

Sujud Tilawah adalah sujud satu kali yang dikerjakan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah dalam Al Qur’an, baik didalam sholat, maupun diluar sholat. 


Hukum Sujud Tilawah adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan). 


Di dalam mushaf Al-Qur’an ayat-ayat sajdah ini biasanya bisa diketahui dengan adanya tanda tertentu seperti tulisan kata as-sajdah dengan tulisan Arab di pinggir halaman sebaris dengan ayatnya, atau adanya gambar seperti kubah kecil di akhir ayat.


Terdapat 15 ayat sajdah dalam Al-Qur’an, yaitu :

1.    QS. Al-A’raf (7): 206
2.    QS. Ar-Ra’d (13): 15
3.    QS. An-Nahl (16): 49
4.    QS. Al-Isra’ (17): 107
5.    QS. Maryam (19): 58
6.    QS. Al-Hajj (22): 18
7.    QS. Al-Hajj (22): 77
8.    QS. Al-Furqan (25): 60
9.    QS. An-Naml (27): 25
10.    QS. As-Sajdah (32): 15
11.    QS. Shaad (38): 24
12.    QS. Fusshilat (41): 37
13.    QS. An-Najm (53): 62
14.    QS. Al-Insyiqaaq (84): 21
15.    QS. Al-‘Alaq (96): 19
Tata Cara Sujud Tilawah

a. Sujud Tilawah  Dalam shalat
“Ketika dalam sholat membaca atau ayat-ayat sajdah, maka langsung sujud 1 kali dengan membaca doa sujud tilawah. Kemudian kembali keposisi semula dan meneruskan bacaan shalatnya.”

b. Sujud Tilawah  Diluar shalat

“Ketika mendengar atau membaca ayat sajdah, (pastikan tidak berhadats dan tidak bernajis dengan cara berwudlu dan mensucikan najis yang ada), kemudian niat dalam hati, bertakbir, kemudian sujud, setelah itu bangkit dari sujud dengan membaca takbir kemudian melanjutkan kembali bacaannya jika masih ada.

Bacaan doa Sujud Tilawah

Doa yang dibaca saat kita melakukan sujud tilawah adalah sebagai berikut :

سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَا رَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ.

Sajada wajhi lillazi kholaqahu wa showwarahu wa syaqqa sam’ahu wa bashorahu bi haulihi wa quwwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqina.

Demikian artikel tentang Macam-macam sujud (sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah) beserta penjelasannya yang dapat kami bagikan. Semoga dapat menambah ilmu dan pengetahuan kita semua..

Belum ada Komentar untuk "Macam-Macam Sujud dalam Islam dan Penjelasannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel